Apakah Alkitab berlaku selam-lamanya

Apakah Alkitab berlaku selam-lamanya?

Kita tahu bahwa apa yang tertulis dalam Al-kitab berlaku untuk selama-lamanya., jadi kalau Allah memberi sebutan ’ilah’ kepada orang-orang yang menerima perkataannya
.
Maukah Kristen menjelaskan makana sebenarnya dari Ayat berikut :
 [Injil Yohanes-10:31-36]
==[Injil Yohanes
10:31-36]Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk  melempari Yesus.

10:32Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

10:33Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

10:34Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

10:35Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
10:36masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
Pertanyaannya: Apakah para nabi sebelumnya juga di sebut Tuhan? Umat Kristen percaya bahwa para leluhur itu di sebut Tuhan dalam arti kiasan dan cinta, da karenanya berani kami sebutkan bahwa dalam arti kiasan dan rasa cinta yang samalah maka Yesus di panggil Tuhan,  sebagaimana yang di sangkakan.
Nabi-nabi sebelumnya bukan Tuhan? Karena mereka pernah bersalah, sebaliknya Yesus tak pernah bersalah dan tak berdosa? mengapa Yesus  menganggap dirinya Tuhan, sebagaimana nabi-nabi yang lain di panggil demikian. Jika Yesus Kristus Tuhan benar-benar Tuhan, maka seharusnya kita mengakui para nabi-nabi pun demikian, bukan kah dalam ayat tersebut yesus sedang menjawab dakwaan orang-orang Yahudi? Dan jika Yesus benar-benar Tuhan dia akan menjawab dakwaan tersebut.!  Bagaimana mungkin Yesus tak bersalah dan tak berdosa , padahal ummat Kristen kan Tahu  dalam injil di ceritakan tentang “Malik Sidiq Salem”/Imam MalkiSedek “Raja Keadilan” dan karena ia raja dari salem, namanya berarti “Raja Sejahtera”
[Injil, surat kepada orang Ibrani 7:3] Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Ada pula cerita tentang nabi Zakaria dan istirinya yang menaati semua perintah dan hukum Tuhan sepenuhnya Injil

[Lukas[1:6]
Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Dari kedua kisah tersebut sangat jelas terlihat bahwa Malik Sidiq Salem, Zakariya dan istirinya pastilah orang-orang beriman dan tak pernah berbuat salah. Karenanya, ketidakbersalahan Kristus bukan suatu yang unik? Selanjutnya tentang Penebusan dosa, mungkin hal tersebut juga tidak bisa di buktikan lewat injil. Mengapa? Sebab tak adaseorangpun yang bisa menanggung beban dosa orang lain, apalagi menanggung dosa seluruh umat Manusia, dan mati demi menyelamatkan mereka di tiang salib. Sebenarnya yesus telah bersabda

[Matius-6:27] Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Lalu, Pada suatu hari seorang laki-laki datang kepada Yesus. 'Pak Guru' katanya, 'Perbuatan baik apa yang harus kulakukan supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?' Yesus menjawab, ' Mengapa engkau bertanya kepadaku tantang mengenai apa yang baik. Kalau engkau ingin hidup,engkau harus taaat kepada perintah- perintah Allah.' Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta perintah yang mana kata orang itu.
Lihat Injil [Matius:[19:16-20]
Jika Yesus Kristus dianggap Tuhan karena di angkat ke surga, maka  Eli juga di angkat kesurga :
 2 Raja-Raja[2:12]Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan .

Mukzizat bukanlah bukti kenabian, Dan Menurut Doktrin Kristen, siapapun dapat menunjukkan Mukjizat, Ia tidak harus seorang Nabi, bahkan belum tentu bisa menjadi nabi sekalipun. Tentang bagaimana dia menjadi Tuhan.
Injil [Yohanes 14:12] Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.

Dan Yesus dapat menunjukkan Mukjizat, ia pernah berkata pada muridnya bahwa mengeluarkan jiwa adalah tergantung pada si pendo’a, Kristus mampu menghidupkan orang  mati dengan terlebih dahulu berdoa kepada Allah
 [Matius 12:16] Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,
[Markus 9:29] Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."
[Yohannes[11:41] Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.

Yesus pernah berkata sebagaimana seorang ayah yang mempunyai kehidupan dalam dirinya, demikian juga yang dia lakukan terhadap anaknya,

Injil [Yohanes 5:26-27] Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
Yohanes 5:27Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Dari pernyataan tersebut, jika anda orang yang terpelajar, pastinya Kristen menyadari, bahkan kehidupan Yesus Kristus pun bukan miliknya sendiri, tetapi pemberian Tuhan, Begitu dalam hal member wewenang untuk berbuat adil . Tanpa kasih Tuhan, Yesus bahkan tak dapat berbuat adil. Dengan begitu kesimpulannya sudah sangat jelas, bahwa Yesus adalah manusia, dan manusia tak akan bisa berbuat apa-apa tanpa pertolongan Tuhan. Hal yang sama juga pernah dikatakan Kristus pada lain kesempatan:

Injil [Yohanes 5:30] Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.lebih lanjut ia berkata
[Yohanes 6:38] Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Nah..Bukankah dari kedua ayat  tersebut sudah sangat jelas menerangkan bahwa Yesus tak punya kekuasaan, seperti halnya manusia lain? Karena itu Yesus bukanlah Tuhan. Dari sini kami bukan menyangkal keberadaan Injil, pun Yesus Kristus, yang kami sangkal adalah pencitraan Yesus sebagai Tuhan dan penebus dosa, hal ini sangat tidak berdasar, karena semua itu adalah bikinan orang Kristen terdahulu. Seperti halnya Injil yang tidak membuktikan adanya ketuhanan Yesus dan Penebusan dosa., dengan cara yang sama, agama Kristen yang di anut saat ini pun tidak di dasarkan pada Injil yang sebenarnya. Karena itu, pendapat mereka tidak bisa jadi pedoman. Umat Kristen tak perlu tersinggung, jika mampu membuktikan berdasarkan Injil bahwa orang Kristen yang sekarang ii adalah penganut Injil yang sebenarnya? Tidakkah kaum Muslimin juga percaya Injil? Dan apakah hal itu menyebabkan mereka  juga termasuk orang Kristen? Tentu tidak, bukan? Tentang kepercayaan pada ketuhanan Yesus dan penebusan dosa, itu bukanlah alas an un tuk menjadi orang Kristen sama sekali karena tidak ada tanda kepercayaaan seperti itu dalam Injil.

Silakan anda tak setuju, tapi
kebenaran tak bisa ditutup tutupi, jika ingin bukti , maka terus terang kukatakan bahwa orang Kristen yang ada saat ini bukan semuanya pengikut Kristus yang dapat menjadi penganut Kristen sejati, di buktikan lewat Injil itu sendiri : baik, Tanda-tanda orang Kristen sejati disebutkan dalam Injil sebagai berikut :

Injil [Markus 16:17-18] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,16:18mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Dan bagian lainnya 
[Matius17:19-20] Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. Maka Jika kita simpulkan dari kedua ayat tersebut,
tanda-tanda orang Kristen sejati:
  1.        Dapat mengusir setan atau roh jahat’
  2.        Mampu berbicara dalam bahasa baru tanpa memelajarinya.
  3.        Dapat mengangkat ular berbisa’
  4. .       Minum racun tanpa sakit.
  5.        Dapat  menyembuhkan orang yang sakit, hanya dengan menyentuhnya, dan
  6.        Dapat memindahkan gunung.

Dengan demikian,  dapat dikatakan bahwa, siapapun yang mengaku dirinya orang Kristen sejati berarti ia harus mampu menunjukkan ke enam tanda tersebut, maka jika anda Kristen sejati silakan buktikan! Apakah ke 6 bukti tersebut ada pada diri anda. Injil mengatakan Barang siapa yang punya keimanan pada-Nya, walau hanya sebiji sawi, akan mampu memindahkan gunung hanya dengan memerintahnya.  Arinya jika orang tersebut tidak mempunyai keimanan pada-Nya sebiji sawi pun, maka ia tidak akan mampu memindahkan gunung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saudara tahu bahwa Kristus lahir dari rahim perawan maria.

Yesus adalah Hamba Allah

Bukti Kebenaran Kitab "Menurut Kristen, Taurat adalah hukum, dan Injil