Apakah Al-Quran membenarkan Injil yang sekarang ini atau membuktikan ia salah?”
Al-Qur’an memuji Injil, tapi bukan injil yang sekarang, Karena itu bukan Injil jika seseorang menulis buku dan menamakannya Injil kita tak wajib mempercayainya semata-mata buku itu memang bukan Injil, hanya diberi nama demikian Injil menurut Al-Quran bukan yang ada sekarang sebagai contoh Yesus telah menolak ibunya penolakan ini sama dngan menuduh ibunya murtad
[matius12:46]Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.12:47Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."12:48Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"12:49Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!12:50Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Sementara Al-Qur’an menyebutnya Siddiq—artinya---benar, bahwa maryam bukan kafir tapi seorang yang taat dan beriman, dan di Injil yang sama dikatakan bahwa Yesus juga sangat angkuh dulunya kurang ajar pada ibundanya padahal taurat secara tegas memerintahkan utuk menghormati dan memuliakan ibu sebagaimana injil mengatakan Yesus terkutuk dan karena keterkutukannya ia disalibkan Galatia[3:12] Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.3:13Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Tapi Al-Qur’an menyebut yesus ROH TUHAN dan kata-kata Tuhan dimuliakan dimuliakan di dunia atau di hari kemudian : (Qs Ali Imran 3:45).” (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
Yang lebih mengejutkan lagi menurut keristen Tuhan bisa terkutuk bahwa Tuhan telah mengutuk Kristus, pada saat yang sama ummat keristen mengakuinya sebagai Tuhan. Dan Tuhan tidak keberatan sama sekaliyang menjadi sumber segala kebaikan dan kesempurnaan pantas mendapat kutukan? Islam tidak menuhankan Kristus, tapi menyebutnya sebagai manusia dan pada saat yang sama membebaskan dia dari segala dosa dan mengakuinya sebagai orang yang tak pernah bersalah. Sekarang ummat Keristen bisa menilai sendiri manakah yang lebih baik, ’Tuhan’ yang terkutuk atau manusia suci yang tak berdosa?” jadi sudah terbukti palsu, sekarang Coba renungkan, inikah Injil yang dimana Kristus dituhankan kemudian dibunuh di tiang salib adalah Injil yang disebut Al-Qur’an. Dalam Al-Qur’an disebutkan Inni Abdallah—aku Hamba Tuhan: (QS An Nisa 4:157)” dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa”
Apakah Al-Quran membenarkan Injil yang sekarang ini atau membuktikan ia salah?”
Al-Qur'an[QS.Al-baqarah(2).23] Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
[QS.Al-baqarah(2).24] Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
[matius12:46]Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.12:47Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."12:48Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"12:49Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!12:50Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Sementara Al-Qur’an menyebutnya Siddiq—artinya---benar, bahwa maryam bukan kafir tapi seorang yang taat dan beriman, dan di Injil yang sama dikatakan bahwa Yesus juga sangat angkuh dulunya kurang ajar pada ibundanya padahal taurat secara tegas memerintahkan utuk menghormati dan memuliakan ibu sebagaimana injil mengatakan Yesus terkutuk dan karena keterkutukannya ia disalibkan Galatia[3:12] Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.3:13Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Tapi Al-Qur’an menyebut yesus ROH TUHAN dan kata-kata Tuhan dimuliakan dimuliakan di dunia atau di hari kemudian : (Qs Ali Imran 3:45).” (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
Yang lebih mengejutkan lagi menurut keristen Tuhan bisa terkutuk bahwa Tuhan telah mengutuk Kristus, pada saat yang sama ummat keristen mengakuinya sebagai Tuhan. Dan Tuhan tidak keberatan sama sekaliyang menjadi sumber segala kebaikan dan kesempurnaan pantas mendapat kutukan? Islam tidak menuhankan Kristus, tapi menyebutnya sebagai manusia dan pada saat yang sama membebaskan dia dari segala dosa dan mengakuinya sebagai orang yang tak pernah bersalah. Sekarang ummat Keristen bisa menilai sendiri manakah yang lebih baik, ’Tuhan’ yang terkutuk atau manusia suci yang tak berdosa?” jadi sudah terbukti palsu, sekarang Coba renungkan, inikah Injil yang dimana Kristus dituhankan kemudian dibunuh di tiang salib adalah Injil yang disebut Al-Qur’an. Dalam Al-Qur’an disebutkan Inni Abdallah—aku Hamba Tuhan: (QS An Nisa 4:157)” dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa”
Apakah Al-Quran membenarkan Injil yang sekarang ini atau membuktikan ia salah?”
Al-Qur'an[QS.Al-baqarah(2).23] Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
[QS.Al-baqarah(2).24] Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
Komentar
Posting Komentar
harap isi komentarnya