Kristen menganggap Yesus Menuduh ibunya murtad & sangat angkuh dulunya kurang ajar pada ibundanya,
Kristen sering mengagkat topik bahwa Al-Qur’an sering memuji Injil, Tentu saja Al-qur’an memuji Injil dan kami Kaum Muslimin, percaya pada Injil, Taurat, Mazmur dan semua kitab yang diwahyukan pada nabi. Karena itu yang sekarang bukan Injil, jika seseorang menulis buku dan menamakannya Injil kita tak wajib mempercayainya semata-mata buku itu memang bukan Injil, hanya diberi nama demikian injil menurut Al-Quran bukan yg ada sekarang sebagai contoh ia telah menolak ibunya penolakan ini sama dengan menuduh ibunya murtad
[Matius12:46-50]Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia…….” Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."….”Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"….”Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!....”Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Sementara Al-Qur’an menyebutnya Siddiqa—artinya---benar, bahwa maryam bukan Kafir tapi seorang yang taat dan beriman, dan di Injil yang sama dikatakan bahwa Yesus juga sangat angkuh dulunya kurang ajar pada ibundanya, padahal taurat secara tegas memerintahkan utuk menghormati dan memuliakan ibu. sebagaimana Injil mengatakan Yesus terkutuk dan karena keterkutukannya ia disalibkan[Galatia 3:12-13] Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya…..”Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!
Dalam Islam, semua nabi di muliakan Allah dan ajaran Islam :
Sifat-sifat para nabi dan rasul Allah SWT :
Siddiq berarti benar dan perkataan dan perbuatan. Jadi mustahil jika seorang nabi dan rosul adalah seorang pembohong yang suka berbohong.
Amanah artinya terpercaya atau dapat dipercaya. Jadi mustahil jika seorang nabi dan rosul adalah seorang pengkhianat yang suka khianat.
Fathonah adalah cerdas, pandai atau pintar. Jadi mustahil jika seorang nabi dan rosul adalah seorang yang bodoh dan tidak mengerti apa-apa.
Tabligh adalah menyampaikan wahtu atau risalah dari Allah SWT kepada orang lain. Jadi mustahil jika seorang nabi dan rosul menyembunyikan dan merahasiakan wahyu / risalah Alaah SWT.
“Apakah Al-Qur’an mengatakan para nabi termasuk orang-orang yang suci?”“Itulah Kelebihan Al-Qur’an. Al-Qur’an dengan tegas menyangkal semua tuduhan yang dibuat oleh orang-orang Yahudi dan Kristen. Al-Qur’an menyatakan bahwa nabi-nabi tidak pernah berpikir melakukan dosa apalagi benar-benar melakukannya,” Lihat Al-Qur’an Surah Hud Ayat 88 [Qs-Hud [11].88] Syuaib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku daripada-Nya rezeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali. “ Para nabi termasuk manusia yang suci”
Al-Quran Mengisahkan Nabi Adam as memakan buah yang dilarang? Bukankah melanggar perintah Tuhan itu suatu dosa?.....Dosa adalah perbuatan yang dilarang Allah dan kemudian dilaanggar segara sengaja. Sehingga sesuatu yang dilakukan tanpa sadar bukan termasuk dosa. Misalkan orang berpuasa dilarang makan dan minum, kemudian dengan secara tak sadar dia makan dan minum, maka puasanya tetap sah. Nabi Adam memakan buah terlarang dalam keadaan tak sadar. Hal ini di jelaskan dalam [Al-Qur’an Surat Thaahaa ayat 115] Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat. Jadi sekarang pemahaman umat Kristen dapat kiranya mengerti dengan penjelasan ini, bahwa Adam itu tidak melakukan dosa. Selama ini para gereja selalu menuduh Al-Quran mengatakan bahwa nabi Adam itu orang yang berdosa.
Komentar
Posting Komentar
harap isi komentarnya